Dari tahun ke tahun harga hunian terus meningkat dengan pesat. Didesak dengan keterbatasan lahan, kini untuk mendapatkan hunian lega dengan harga yang terjangkau terbilang cukup sulit. Tak pelak, kesulitan ini membuat banyak perusahaan pengembang properti kesulitan untuk melakukan pemenuhan kriteria rumah dan lingkungan yang ideal bagi para penghuninya. Diinformasikan dari Liputan6.com (25/02/2019), kriteria rumah yang sehat setidaknya harus memiliki empat aspek yang dimiliki, yaitu dapat memenuhi kebutuhan fisiologis; memenuhi kebutuhan psikologis; dapat menghindarkan pemiliknya dari resiko kecelakaan; serta mampu mencegah penularan penyakit. Beberapa aspek yang telah disebutkan di atas sangat sesuai dengan kriteria menurut American Public Health Association (APHA). Seperti dari segi fisik misalnya, menurut APHA sebuah hunian harus dibangun sedemikian rupa agar dapat mencegah perubahan ekstrim (panas atau dingin). Idealnya di negara beriklim tropis, suhu dalam ruang sebaiknya berkisar antara temperatur 22°C – 30°C. Menilai rumah yang sehat dari segi fisik bisa dilihat dari sistem pencahayaan yang masuk ke dalam ruangan pada waktu hari yang cerah. Tentunya pencahayaan yang dimaksud bukanlah yang buatan (lampu atau perapian), melainkan pencahayaan alami yang berasal dari sinar matahari. Selain pencahayaan, kriteria paling penting yang harus diamati dengan baik adalah kesempurnaan besaran ventilasinya agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik. Ukuran ventilasi tetap yang baik berkisar 5% dari ukuran luas lantai ruangan, demikian juga untuk ventilasi insidentil atau yang bisa dibuka tutup. Apabila memadukan kedua jenis ventilasi, maka ukuran ventilasi menjadi sebesar 10% dari ukuran luas lantai ruangan. Memilih hunian juga sebaiknya dapat membantu Anda meredam polusi suara yang berasal dari luar ruangan. Kebisingan yang berlebih dapat menyebabkan penghuninya mengalami gangguan pendengaran dalam jangka waktu yang cukup lama. Dari segi psikologis, sebaiknya sebuah ruangan memiliki beberapa ruang khusus istirahat bagi masing-masing anggota keluarga, seperti kamar orang tua dan anak-anak. Untuk tipe hunian kecil, anggota keluarga dapat memanfaatkan sebuah ruangan secara multi fungsi untuk tempat bercengkerama atau pun ruang makan bersama. Untuk mencegah penularan penyakit, sebaiknya sebuah hunian sudah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti ketersediaan air bersih, kemudahan dalam hal sarana pengolahan limbah rumah tangga seperti sampah dan septic tank. Terakhir dari aspek perlindungan kecelakaan, sebaiknya sebuah hunian dibangun dengan material berkualitas yang kokoh, serta memiliki jaminan ketahanan jangka panjang untuk menghindarkan kejadian tidak diinginkan terhadap pemiliknya. Beralih ke lingkungan di luar hunian, sebaiknya pilih hunian yang memberi jaminan keamanan kepada pemiliknya. Nilai tambah bisa diberikan, jika perumahan tersebut bisa memberikan suasana pekarangan yang asri agar bisa memberi kesan rileks pada para penghuninya. Menilik dari berbagai kriteria dan aspek yang telah disebutkan, FKS Land berusaha menghadirkan jenis hunian impian tersebut ke dalam perumahan bergaya cluster. Di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak, Cluster Akasia muncul dengan memenuhi kriteria yang dimaksud. Berlokasi tepat di Tallasa City yang merupakan kota mandiri pertama dan terbesar di Makassar, Cluster Akasia telah dilengkapi dengan sistem keamanan CCTV 24 jam, serta lingkungan yang asri. Cluster Akasia dibangun dengan standar kelas internasional dan material yang berkualitas. Dengan desain yang ciamik, cluster yang satu ini tetap menyuguhkan keindahan meski pada tipe kecil sekali pun. Nah, jika Anda mencari hunian yang memiliki kriteria tempat tinggal dan lingkungan yang sehat, Cluster Akasia Tallasa City adalah solusi kebutuhan hunian masa kini. Tag: 4 Aspek Hunian Sehat, Kriteria Hunian Ideal Menurut American Public Health Association (APHA), Alasan Cluster Akasia Tallasa City Begitu Direkomendasikan, Menilai Rumah Sehat dari Segi Fisik, Produk Properti Besutan FKS Land, Hunian Mungil Masa Kini  

TELEPON
CHAT WHATSAPP